Kamus saku ini disusun sebagai upaya mendokumentasikan pengetahuan lokal masyarakat Dayak Lundayeh mengenai berbagai tanaman obat yang mereka manfaatkan secara turun-temurun. Sebagian besar tanaman yang tercatat dalam buku ini berasal dari hutan, yang tidak hanya menjadi sumber kehidupan, tetapi juga menjadi bagian dari identitas budaya mereka.